Hang Tuah mendatangi rumahku
Renta namun terlihat wibawa
Jubah dan keris saktinya terpaku
Bertanya kabar pewaris bangsa
Putra perkasa dari rimba sejarah
Menjelma tanpa poster dinding
Melayang menawarkan tuah
Lalu lenyap di suara bising
Kisahmu yang agung
Membias ditelan zaman
Sempat singgah di wajah murung
Layar gagahmu tinggal kenangan
Kemudian kau ajarkan nilai
Padaku yang terbaring di kasur
Entah dari mana ku memulai
Hanya terdiam dan tafakur
Hang Tuah tetaplah disini
Bimbing beri aku petuah
Dengarkan kata hati nurani
Itu kunci pejuang sejarah
No comments:
Post a Comment